KEMENTERIANKELAUTAN DAN PERIKANAN. NOMOR: SP. 953/SJ.5/IX/2021. YOGYAKARTA (24/9) - Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Yogyakarta bergerak cepat untuk mencegah penyebaran penyakit ikan (PIK). Kali ini, bersama Penyuluh Perikanan dari Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul
1 Surat Keterangan dari Dinas Perikanan 2. Profil POKDAKAN. 3. Surat Keterangan Desa. 4. NPWP Ketua, Bendahara, dan Sekretaris. 5. AD/ART POKDAKAN. 6. NPWP kelompok (didapat setelah min. ketua dan bendahara memiliki NPWP) 7. Pengajuan ke notaris. contoh AD/ART POKDAKAN. bisa di download melalui : atau klik quotes dibawah untuk melihat isi:
Bantuanselanjutnya akan diberikan kepada lima kelompok pembudidaya ikan, yakni Kelompok Budidaya Ikan Fasin di Kampung Ween, Distrik Sawiat, Sorong Selatan; kemudian Fajar di kampung Wamesa, Distrik Andai, Manokwari; lalu Tekad Maju di Kampung Prafi Mulya, Distrik Prafi, Manokwari; Dimbor di Distrik Fakfak Timur, Fakfak serta Nasrit'di Kampung Wernas, Sorong Selatan.
Vay Tiền Nhanh. Kelembagaan kelompok pelaku utama perikanan antara lain ; Kelompok Usaha Bersama KUB yang dibentuk oleh nelayan, Kelompok Pembudidaya Ikan POKDAKAN yang dibentuk oleh pembudi daya ikan, Kelompok Pengolah dan Pemasaran POKLAHSAR yang dibentuk oleh pengolah dan pemasar ikan, Kelompok Usaha Garam Rakyat KUGAR yang dibentuk oleh petambak garam, dan Kelompok Masyarakat Pengawas POKMASWAS yang dibentuk oleh masyarakat dalam rangka pengawasan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan. Pembinaan kelompok perikanan dan nelayan merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan sikap PKS pelaku utama dan pelaku usaha sehingga lebih meningkatkan kemampuan dan kemandirian didalam mengelola usaha perikanan dan penangkapan ikan . Agar pembinaan pelaku utama dan pelaku usaha dibidang perikanan dan nelayan di tingkat lapangan melalui pendekatan kelompok dengan tujuan berdaya guna dan berhasil guna, maka diperlukan adanya satu gerak, satu bahasa, dan satu pengertian dalam pelaksanaan penyelenggaraan penyuluhan perikanan. Kegiatan Pembentukan dan dan Kelembagaan Perikanan yang dilaksanakan di Desa Jaya Karet telah terbentuk 4 Kelompok Perikanan yang berasal dari desa Begendang Hilir1 Kelompok ,Desa Jaya Karet 2 Kelompok dan Desa Basirih Hilir 1 Kelompok, disamping itu ada juga program bantuan yang digulirkan pemerintah semuanya harus melalui kelompok yang memiliki badan hukum. Untuk menanggulangi problematika diatas, maka tumbuhnya kelompok perikanan dan nelayan serta bertambahnya minat dan keinginan pelaku utama dan pelaku usaha untuk bergabung dalam wadah kelompok, maka dalam pembentukan kelompok perikanan dan atau nelayan harus bersumber atas dasar kesadaran, keinginan untuk mengembangkan dan meningkatkan usahanya secara bersama-sama dengan tujuan peningkatan produktivitas sekaligus peningkatan kesejahteraan yang lebih yang dilaksanakan di Desa Jaya Karet telah terbentuk 4 Kelompok Perikanan yang terdiri dari 3 Kelompok Nelayan dan1 Kelompok Budidaya POKDAKAN . Catatan Untuk mendapatkan penjelasaan yg lebih rinci dan proses selanjutnya dapat menghubungi Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Kelembagaan Dinas Perikanan Kabupaten Kotawaringin Timur No. Hp/Wa. 081254353718
DENPASAR, Radar - Budidaya ikan lele banyak digemari di Denpasar. Salah satu kelompok di Sesetan, Denpasar Selatan akan memanen ikan lele, Jumat 9/6/2023. Setelah melewati masa pemeliharaan dua bulan lamanya. Pada tahap pertama akhir Mei lalu berhasil memanen 1 kuintal lebih, yakni 126 kilogram Untuk mendukung usaha perikanan, Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan DPKP, menggiatkan monitoring demplot padat tebar dan ideal, sebagai langkah untuk mengetahui idealnya kepadatan ikan yang dibudidayakan. Kegiatan ini dilaksanakan di area Kelompok Pembudidaya Ikan Minadi Lestari, Kelurahan Sesetan, Selasa 6/6/2023. Plt. Kabid Pemberdayaan dan Pengelolaan Pembudidayaan Ikan DPKP Kota Denpasar, Ni Made Rai Sumarni menjelaskan, pelaksanaan pendampingan dan monitoring ini bertujuan untuk mencari tahu tingkat kepadatan ikan di kolam terpal dengan diameter tiga Meter. "Monitoring demplot ini memang diupayakan untuk bisa mengetahui kepadatan ikan pada kolam. Untuk jenis ikannya sendiri adalah Lele," ungkap Rai Sumarni. Ada delapan kolam terpal bulat yang dimonitoring, dengan beberapa metode perlakuan yang dilakukan. Antara lain, para petugas melakukan pengecekan kualitas air kolam yang meliputi suhu, pH potential hydrogen, amonia test dan nitrit test. "Kami juga lakukan pengamatan kesehatan ikan secara visual, mengecek pemberian pakan ikan, dan juga proses pergantian air kolam," kata Rai Sumarni. Selain itu, terdapat monitoring grading ikan atau dikenal dengan sortir ikan, yang dilakukan sesuai dengan masa pertumbuhan ikan ikan tersebut. [ni kadek novi febriani/radar bali] Terkini Kamis, 8 Juni 2023 1505 WIB
Peran kelembagaan perikanan perlu didorong untuk memberikan kontribusi di sektor perikanan dalam upaya menuju pembangunan perikanan yang lebih maju. Kelembagaan perikanan menjadi sebuah penggerak utama untuk mencapai kemajuan perikanan. Kelompok perikanan yang meliputi Kelompok Usaha Bersama KUB nelayan, Kelompok Pembudidaya Ikan Pokdakan dan Kelompok Pengolah dan Pemasar Poklahsar menjadi salah satu kelembagaan perikanan yang berperan penting dan menjadi ujung tombak karena kelompok tersebut merupakan pelaku utama dalam pembangunan perikanan. Maksud dari kegiatan Revitalisasi yang ada di bidang perikanan dan budidaya adalah menilai skala usaha kelembagaan pelaku usaha / stake holder / pemangku usaha kelompok budidaya ikan sesuai dengan penilaian-penilaian yang sudah ditetapkan oleh KKP. Adapun tujuan kegiatan revitalisasi yakni, melakukan pendampingan kelompok yang aktif dalam usaha budidaya, meningkatkan skala usaha agar lebih produktif dan membentuk kelembagaan kelompok kerja pembudidaya ikan yang terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan revitalisasi dilaksanakan selama 3 tiga kali pada 10 kelompok pembudidaya ikan pada Kelurahan Jatibaru, Kelurahan Mande, Kelurahan Rabangodu Selatan, Kelurahan Kendo, Kelurahan Nungga dan Kelurahan Kumbe, dengan waktu pelaksanaan pada tanggal 19 September 2022, 20 September 2022 dan 26 September 2022. Upaya pelaksanaan kegiatan revitalisasi diharapkan akan melahirkan peningkatan kelompok usaha perikanan dengan inovasi perikanan yang tidak hanya menggunakan kolam tanah tetapi bisa juga menggunakan kolam terpal, oleh karenanya efisiensi usaha akan tercapai dengan baik dari sisi lahan maupun waktu dapat menghasilkan produksi secara optimal.
logo kelompok budidaya ikan