Laranganmemaki siapapun. Dapatkan link; Facebook; Twitter; Pinterest; Email; Aplikasi Lainnya; Desember 09, 2020 Posting Komentar Baca selengkapnya BAHAYA CURHAT DENGAN LAWAN JENIS. Dapatkan link; Facebook; Twitter; Mas'ud Abdullah bin Mas'ud (bahasa Arab: ุนุจุฏุงู„ู„ู‡ ุจู† ู…ุณุนูˆุฏ, wafat 652M /32H) adalah sahabat Nabi Muhammad dan Salahsatunya, dengan bertanya pada diri sendiri, 'Apakah ada teman lawan jenis yang menjadi satu-satunya tempat curhatku?' "Kalau memang cuma teman biasa," ujar gadis bernama Erin, "harusnya kita enggak sedikit-sedikit ingin ngobrol sama dia atau cerita soal yang penting-penting ke dia. Kalau mau curhat, jangan sama dia." Solusilain adalah membicarakan dengan pacar setiap masalah yang mengganggu hubungan kita. "Bicarakan masalahnya dan cari solusi. Jangan cari orang lain untuk membicarakan," saran Pak Noel. Apalagi kalau curhatnya malah sama lawan jenis lain yang agak-agak kita taksir. Hmm itu, sih, namanya cari-cari kesempatan! Mengenal lebih dekat Vay Tiแปn Nhanh. Curhat adalah hal pertama yang terpikirkan oleh seseorang ketika menghadapi suatu masalah. Pada umumnya, orang yang bermasalah akan mencari orang terdekat yang bisa membantunya memberi cara menghadapi masalah berat. Terutama, seseorang yang enak diajak bicara dan bisa mengerti masalahnya. Salah satu cara menghadapi masalah hidup yang berat yaitu dengan mencurahkan isi hati kepada orang lain. Semakin bagus jika orang itu mengerti masalahnya dan bisa memberikan saran yang memilih teman curhat juga tidak bisa sembarangan. Apalagi jika curhat itu dilakukan dengan lawan jenis, dan membicarakan masalah rumah tangga kita dengan pasangan. Memang setiap orang pasti akan merasa nyaman jika menemukan teman curhat yang bisa memahami dan memberi saran yang tepat. Namun, curhat kepada lawan jenis akan menimbulkan beberapa resiko yang tidak baik bagi kelangsungan hubungan atau rumah tangga dengan pasangan. Apa saja resiko atau bahaya curhat dengan lawan jenis tersebut, mari kita simak beberapa uraian berikut1. Timbul keinginan untuk sering bertemuKarena terlalu terbiasa dengan ritual curhat kepada lawan jenis, kita bisa merasakan ada yang kurang jika tidak mengontaknya. Keinginan untuk lebih sering berkomunikasi atau bertemu mulai timbul, karena tanpa sadar rasa ketergantungan sudah tumbuh dalam diri kita kepada teman curhat lawan jenis tersebut. Lambat laun kita akan mencari alasan untuk bisa sekedar berbicara atau bertemu Merasa nyaman dengan teman curhatPerasaan bahwa diri kita dipahami seseorang akan membuat kita juga merasa nyaman berada di dekat orang tersebut, walaupun dia bukan pasangan kita. Sudah menjadi rahasia umum jika manusia sulit atau tidak bisa menolak kenyamanan yang dirasakan. Karena itulah terbentuknya rasa aman dalam diri seseorang kepada teman curhatnya bisa menjadi langkah pertama menuju keterikatan kepada sang teman curhat yang berlainan Semakin jenuh kepada pasanganKetika kenyamanan bersama orang lain sudah terbentuk, maka perasaan kepada pasangan akan semakin memudar. Awalnya curhat hanya ingin mencari solusi mengenai permasalahan dengan pasangan, tapi kini masalahnya malah semakin buruk. Ciri โ€“ ciri cinta mulai pudar akan tampak dalam hubungan dengan pasangan. Bagi wanita, ia akan mulai merasakan ciri โ€“ ciri wanita sudah bosan dengan pasangannya. Sedangkan bagi pria, kenyamanan yang dirasakan bersama wanita lain akan menjadi hal yang membuat pria ilfil kepada wanita yang menjadi pasangannya Kehilangan minat terhadap pasanganJenuh kepada pasangan adalah salah satu penyebab suami bosan pada istri dan penyebab suami istri tidak harmonis. Semua itu dimulai ketika kita merasa bahwa teman curhat dapat lebih memahami diri kita daripada pasangan kita sendiri. Perlahan tapi pasti, minat kita menjalin hubungan atau rumah tangga akan menghilang, begitu pula dengan minat kita kepada pasangan. Teman curhat kita lama kelamaan akan terlihat lebih baik dan bisa diandalkan daripada pasangan Kehilangan respek kepada pasanganKehilangan rasa hormat kepada pasangan jika sudah menemukan teman curhat yang tampaknya lebih bijaksana daripada pasangan sendiri merupakan hal yang akan memperkeruh permasalahan rumah tangga yang sedang dihadapi. Jika kondisi seperti ini terus berlanjut, lambat laun akan menjadi penyebab perceraian suami istri. Namun hal seperti ini memang akan sulit dihindari jika curhat kepada lawan jenis berkembang menjadi sebuah ketertarikan atau benih โ€“ benih cinta. Kondisi hubungan dengan pasangan yang meamng sedang memburuk akan tampak menjadi lebih buruk ketika kita mulai tertarik kepada orang Jatuh cinta terhadap teman curhatPada akhirnya, kita bisa saja akan jatuh cinta kepada teman curhat lawan jenis jika perasaan โ€“ perasaan kagum tersebut dibiarkan berkembang lebih jauh lagi. Berawal dari curhat yang sukses, pikiran kita akan berkembang lebih jauh dan melihat sosok teman curhat kita sebagai orang yang jauh lebih unggul dari pasangan kita. Dari situlah bibit cinta bisa mulai muncul, karena kita akan merasa dia adalah orang yang lebih patutu dicintai daripada pasangan kita yang Teman curhat bisa jatuh cinta kepada AndaAkan makin berbahaya jika teman curhat kita juga merasakan hal yang sama. Ciri โ€“ ciri istri selingkuh dan ciri โ€“ ciri suami selingkuh bisa mulai terlihat ketika kedua pihak sudah merasakan hal yang sama terhadap satu sama lain. Mungkin saja pada tahap ini kita dan teman curhat akan mulai mencari alasan untuk menjalin Terjadi perselingkuhanPerselingkuhan akan terjadi apabila kita dan teman curhat saling membalas perasaan satu sama lain. Maka akan dimulailah ritual khas orang berselingkuh, yaitu menyembunyikan telepon genggam dari pasangan, selalu mencari alasan untuk keluar rumah dan bertemu dengan selingkuhan, berbohong, dan masih banyak lagi. Orang yang sedang jatuh cinta akan melupakan segalanya, termasuk tidak akan mengingat penyebab istri selingkuh atau para suami tidak akan mengingat bagaimana cara mencegah suami agar tidak selingkuh dari PerceraianJika perkembangan hubungan yang dimulai dengan selingkuh itu sangat baik, masing โ€“ masing akan merasa ingin meninggalkan berarti perceraian. Saat memikirkan perceraian dan memulai perselingkuhan, pasti sudah tidak terpikir cara menjaga perasaan orang lain, yaitu pasangan masing โ€“ masing. Padahal dengan memulai proses perceraian, akan ada banyak masalah yang juga harus diatasi. Misalnya hak asuh anak dalam perceraian dan dampak perceraian terhadap anak, juga dampak broken home terhadap Pasangan bisa dianggap buruk oleh teman curhatTidak semua hal yang merupakan masalah pribadi dengan pasangan bisa dicurhatkan kepada orang lain. Kebanyakan dari curahan hati seseorang itu bersifat subjektif, hanya berasal dari perasaannya dan tidak melibatkan logika. Jika curhat kepada lawan jenis yang salah, ia akan salah tangkap dan tidak bijaksana menangani situasi, bahkan saran yang diberikan bisa memperkeruh Menimbulkan fitnahWalaupun tidak berselingkuh atau menjalin hubungan apapun selain untuk curhat, tetapi kontak atau komunikasi yang intens antara dua orang yang berlainan jenis sangat rentan mengundang fitnah dari lingkungan curhat dengan lawan jenis memang sangat merugikan bagi yang sudah memiliki pasangan dan berumah tangga. Tentu saja, siapa pula yang ingin menampik seseorang yang memahami masalah kita dengan baik, bukan? Akan tetapi, bahayanya bagi hubungan kita dan pasangan sudah sangat jelas, yaitu hubungan yang bertambah renggang. Jika bisa, ketika mempunyai masalah dengan pasangan usahakan untuk mengatasinya berdua lebih dulu dengan meningkatkan komunikasi dan membicarakan masalah yang sedang terjadi sebelum melibatkan orang lain. Post Views 1,038 Curhat adalah kebutuhan setiap orang. Biasanya, curhat memang identik dengan cewek. Tapi sebenarnya cowok pun butuh curhat lho. Tidak baik memendam masalah terus-menerus, karena itu bisa membuat stres dan bahkan kamu juga senang curhat? Kalau ya, kepada siapa biasanya kamu curhat? Banyak orang senang curhat kepada teman sesama jenis, tapi gak sedikit pula yang lebih senang curhat kepada teman lawan jenis. Memang, kadang curhat kepada lawan jenis bisa lebih asik daripada ke sesama ketahuilah bahwa curhat kepada teman lawan jenis bisa menimbulkan sejumlah efek negatif lho. Kamu perlu berhati-hati, karena lima kerugian ini bisa timbul kalau kamu curhat kepada teman lawan Dikira memberi harapanunsplash/Yolanda SunAda pepatah yang berbunyi dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa yang tahu. Pepatah itu perlu kamu camkan jika kamu sering curhat kepada seorang teman lawan jenis. Mungkin dari luar sikapnya tampak biasa saja, tapi siapa yang tahu apa yang sebenarnya ada di hatinya?Bisa saja sebenarnya dia merasa tertarik padamu, dan karena kamu sering curhat kepadanya, ia mengira bahwa kamu memberinya harapan untuk bisa jadi pacarnya. Padahal kamu gak punya perasaan apapun kamu memberitahunya yang sebenarnya, apa yang bisa terjadi? Ia bisa patah hati, dan mungkin jadi menganggap kamu tukang PHP. Akhirnya pertemanan kalian pun jadi rusak. Gak enak kan?2. Memicu perselingkuhanunsplash/Priscilla Du PreezBagaimana kalau gak hanya temanmu yang memendam perasaan, tapi lama-kelamaan kamu juga? Hal itu wajar terjadi, karena kamu mungkin mulai merasa nyaman dengan temanmu itu. Dan tentu itu sama sekali gak salah kalau kalian sama-sama masih jomblo. Tapi bagaimana kalau tidak?Faktanya banyak perselingkuhan yang bermula dari seringnya curhat kepada teman lawan jenis. Maka kalau kamu atau temanmu sudah punya pasangan, kamu harus ekstra hati-hati. Sebisa mungkin hindari curhat kepada lawan jenis supaya keinginan selingkuh bisa dibuang jauh-jauh. Baca Juga 5 Alasan Mengapa Wanita Mudah untuk Curhat Dibandingkan Pria 3. Menimbulkan salah paham pexels/Vera ArsicBahkan jika kamu dan temanmu sama sekali gak memendam perasaan apapun, tetap ada kerugian yang bisa timbul. Kalau kamu atau dia sudah punya pacar, curhat kepadanya bisa menimbulkan salah paham di benak pasangan kalian tujuanmu tentu hanya sekadar curhat, tidak lebih. Tapi pacarmu atau pacar temanmu mungkin punya pikiran lain. Pacarmu bisa mengira bahwa kamu berniat mendua, sedangkan pacar temanmu bisa mengira kamu adalah perusak hubungan orang. Kamu gak mau kan itu terjadi?4. Menimbulkan kamu dan temanmu sama-sama gak memendam perasaan apa-apa. Pacarmu dan pacarnya pun sudah paham hal itu, jadi mereka gak melarang kalian untuk tetap dekat dan saling curhat. Berarti aman-aman saja dong? Ternyata gak orang-orang di sekitarmu mengetahui bahwa kamu sering curhat kepada teman lawan jenis padahal kamu sudah punya pacar, bisa timbul pikiran negatif dari mereka. Akhirnya timbul dugaan atau fitnah bahwa kalian berselingkuh, atau bahwa kamu bukan pasangan yang setia."Ah, peduli amat apa kata orang!" begitu mungkin pikirmu. Tapi jangan lupa bahwa citra buruk yang melekat padamu bisa memberimu kerugian. Misalnya jika suatu saat kamu putus, kamu bisa sulit mendekati orang baru karena orang-orang keburu berpikir bahwa kamu bukan orang yang setia. Jadi, jangan anggap remeh pandangan orang-orang di Hasilnya mungkin gak sesuai mungkin pernah mendengar bahwa laki-laki cenderung berpikir secara logika, sedangkan perempuan cenderung menggunakan perasaan. Meski hal itu gak selalu berlaku, nyatanya memang cara berpikir cowok dan cewek itu kalau kamu perempuan, kamu mungkin curhat hanya karena ingin didengar atau sekadar mengungkapkan perasaan, bukan mencari solusi. Tapi temanmu yang cowok mungkin menanggapinya lain. Karena berpikir secara logika, ia mengira harus bisa memberimu solusi. Jadi bukannya mendengarkan dengan sabar, ia malah sibuk memberimu saran untuk melakukan ini dan kalau kamu cowok, mungkin kamu curhat untuk mencari solusi. Tapi teman cewekmu salah mengira bahwa kamu sedang butuh dukungan moril. Jadi ia malah memberimu semangat dan menasihatimu untuk tabah. Intinya, curhat kepada teman lawan jenis mungkin gak akan memberimu hasil sesuai lim efek negatif yang bisa timbul kalau kamu sering curhat kepada teman lawan jenis. Maka untuk menghindarinya, langkah terbaik adalah membatasi curhat kepada teman lawan jenis. Toh kamu masih bisa curhat kepada teman sesama jenis atau kepada keluarga kan? Baca Juga 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Curhat Seputar Asmara kepada Orangtua IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Curhat adalah bagian dari menyampaikan isi hati baik itu masalah yang dimiliki atau apa pun yang dirasakannya kepada orang lain. Terkadang, sesi curhat ini juga bisa menjadi jika kamu curhat kepada lawan jenis, sementara kondisimu yang memiliki pasangan. Bisa-bisa antara kamu dan pasangan bisa jadi berikut ini beberapa alasan kenapa kamu gak perlu curhat dengan lawan jenis saat kamu memiliki pasangan. Yuk, lebih bisa menjaga perasaan pasangan!1. Kamu harus bisa menjaga perasaan pasanganmuilustrasi pasangan VeerMemang curhat ke orang lain itu tidak ada salahnya. Namun, saat kamu memiliki pasangan, alangkah baiknya kamu menceritakan apa yang kamu rasakan kepada pasanganmu, bukan kepada orang lain. Siapa pun itu, entah dia yang kamu anggap sahabat atau hanya sekedar teman, lebih baik hindari, juga perlu menjaga perasaan pasanganmu. Sebab, tidak semua pasangan yang suka jika melihat pasangannya itu terlalu dekat atau sampai sering curhat bareng kepada lawan jenis. Gak mau kan nantinya hubunganmu yang malah jadi korbannya?2. Dapat menimbulkan konflik antar pasanganilustrasi pasangan bertengkar KusumaBagimu curhat kepada orang lain terlebih lawan jenis mungkin hal yang biasa. Namun, belum tentu hal yang sama akan dirasakan oleh pasanganmu. Kamu harus tahu karakter pasanganmu seperti apa. Apakah ia orang yang tidak suka jika kamu terlalu dekat dengan lawan jenis, ataukah ia orang yang santai saja selagi dia mengenal orang-orang pasanganmu tipe orang yang tidak suka kamu terlalu dekat dengan lawan jenis, sesi curhat yang kamu lakukan itu pastinya akan menjadi masalah. Apalagi kamu curhat entah itu dalam bentuk telpon atau video call yang bisa membuat ia menjadi sulit untuk menghubungimu. Baca Juga 5 Dampak Negatif Jika Membiarkan Pasangan Membiayai Hidupmu 3. Berpeluang masuknya orang ketiga ilustrasi kencan Du PreezMisalnya kamu sedang bermasalah dengan pasanganmu, lalu kamu menceritakan tentang pasanganmu kepada teman lawan jenismu. Kamu menceritakan kenapa kamu dan pasangan bisa bertengkar, hingga menceritakan sifat pasangan sendiri yang tidak kamu sukai. Nah, situasi seperti ini bisa memicu masuknya orang saja solusi yang ia berikan itu menyudutkan pasanganmu, atau pasanganmu tak seharusnya bersikap atau bertingkah seperti itu, hingga membuat kamu jadi berpikir buruk terhadap apa pun masalah yang terjadi antara kamu dan pasangan, lebih baik selesaikan masalah itu berdua. Jangan membawa orang lain yang bisa berpeluang masuknya orang ketiga dalam hubungan Semakin memperburuk hubunganmu dan pasanganilustrasi konflik dalam hubungan WardSaat kamu curhat kepada orang lain di tengah adanya konflik kamu dan pasangan, ini justru akan membuat hubunganmu dan pasangan semakin buruk. Hal ini malah akan semakin menambah runyam masalah yang ada pada hubunganmu. Jadi jangan coba-coba untuk curhat kepada orang lain, apalagi dalam kondisi kamu dan pasangan yang tengah bijak lagi dalam mengambil keputusan. Hubungan yang kamu jalankan itu berdua dengan pasangan. Jadi kamu juga harus mencari solusi dan pemecahan masalah yang kamu hadapi secara berdua. Jangan libatkan orang lain di Bisa menimbulkan kecurigaan dalam diri pasanganmuilustrasi memperkenalkan pasangan ke teman BrownSiapa sih yang gak curiga jika pasangannya itu sering sekali curhat dengan lawan jenisnya. Entah itu soal kerjaan, hubungan yang ia jalankan, atau apa pun itu. Terlebih lagi jika curhatnya itu intens banget. Pasanganmu pasti akan curiga pasti juga akan berpikiran, kenapa kamu tidak curhat kepadanya. Jadi jangan sampai pasanganmu mencurigaimu dan kehilangan kepercayaan kepadamu kamu yang terkadang masih sering curhat kepada lawan jenis, entah ia yang kamu anggap sahabat atau teman biasa, lebih baik mulai sekarang kurangi. Yuk, lebih bisa lagi mengerti dan menghargai perasaan pasangan. Baca Juga 5 Efek Negatif Kalau Gak Bisa Menghargai Pasangan, Fatal! IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

jangan curhat dengan lawan jenis